Minggu, 20 November 2011

pengorbanan seorang ibu


Pada akhir tahun 1863, di Wales Selatan, seorang ibu berjalan kaki sambil menggendong bayinya menuju ke suatu tempat. Tiba-tiba datang badai salju menyerang sang ibu dan bayinya. Karena hebatnya badai tersebut, tidak seorang pun yang berani keluar untuk menolong mereka.

Beberapa jam kemudian badai reda. Beberapa orang berusaha mencari sang ibu dan bayinya. Setelah beberapa saat mencari, mereka menemukan sang ibu telah menjadi mayat, tertutup salju tebal. Mereka sangat heran karena ternyata sang ibu telah melepaskan mantel bajunya.

Setelah mereka mengangkat mayatnya, mereka menemukan sang bayi yang masih hidup dengan dibalut mantel hangat di bawah badan ibu tersebut. Sang ibu tidak lagi mempedulikan keselamatannya. Ia hanya menginginkan agar bayinya dapat selamat, walaupun ia harus mengorbankan nyawanya.

Bayi tersebut kemudian bertumbuh dewasa dan menjadi seorang negarawan besar, yakni perdana menteri Inggris yang memerintah pada 1916 – 1922. Ia adalah David Lloyd George (1863 – 1945).



  1. Ironi seorang pria
  2. pengorbanan seorang ibu
  3. inspiring story anak yang mencoret mobil ayahnya
  4. pelajaran dari Niccolo Paganini
  5. 10 nasihat dari albert eisten
  6. Dialog Sang Penjual Jam
  7. Sebuah Pelajaran Untuk Disampaikan (Inspiring Story)
  8. diuji dengan 4 nyawa
  9. beban hidup
  10. diam adalah emas
  11. seandainya
  12. please don't cry
  13. Kisah Seorang Aktris Porno Yang Meninggalkan Karirnya
  14. Belajar dari kupu-kupu
  15. Belajar Mengasihi Dari Malaikat Kecil
  16. Perjuangan Hidup Penambang Belerang
  17. Uang dan waktu
  18. Nick Vujicic, Pria Yang Hidup Tanpa Kaki dan Tangan
  19. Sisihkan 2-3 menit waktu kalian sebentar utk membaca ini
  20. true story Surat Seorang Ayah Kepada Anaknya yang Sudah Meninggal
  21. kisah inspiratif orang terkaya ke3 di indonesia
  22. Kisah Mengharukan Seorang Perampok dan Anak Buta
  23. Lanjutkan! (Jangan Kau Berhenti)
  24. kisah nyata yang terjadi di jepang
  25. Socrates Diperintahkan Meminum Racun karena Mengajarkan Kebenaran
  26. CINTAILAH CINTA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar