Sabtu, 19 November 2011

SEJARAH KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA TIMUR

KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA TIMUR

1. Kerajaan Gowa dan Tallo




letak kerajaan
kerajaan goa dan tallo lebih di kenal dengan sebutan kerajaan makasar. Kerajaan ini terletak di daerah Sulawesi selatan memiliki posisi yang penting karena dekat dengan jalur pelayaran perdagangan nusantara. Bahkan daerah makasar menjadi pusat persinggahan para pedagang baik yang bersal dari Indonesia bagian timur maupun para pedagan yang berasal dari Indonesia bagian barat. Dengan provinsi seperti ini mengakibatkan kerajaan makasar berkembang menjadi kerajaan besar dan berkuasa atas jalur perdagangan nusantara

kehidupan politik
perkembangan pesat kerajaan makasar tidak terlepas dari raja-raja yang pernah memerintah seperti:
Raja Alaudin dalam abad ke-17 M. agama islam berkembang cukup pesat di Sulawesi selatan.raja makasar yang pertama memeluk islam adalah raja Alaudin yang memerintah makasar dari tahun 1519-1638 M. Dibawah pemerintahanya kerajaan makasar mulai terjun dalam dunia pelayaran perdagangan dunia (dunia maritim) perkembangan ini menyebabkan meningkatnya kesejahteraan rakyat kerajaan makasar.


Akan tetapi setelah wafatnya raja alaudin keadaan pemerintahan kerajaan tidak dapat diketahui dengan pasti.
Sultan hasanudin.pada masa pemerintahan sultan hasannudin kerajaan makasar mencapai masa kejayaannya.dalam waktu yang cukup singkat kerajaan makasar hampir menguasai hamper seluruh wilayah Sulawesi selatan. Cita-cita sultan hasannudin untuk menguasai sepenuhnya jalur perdagangan nusantara mendorong perluasan kekuasaanya ke kepulauan nusa tenggara seperti Sumbawa dan sebagian flores. Dengan demikian seluruh aktifitas perdagangan yang melalui laut flores harus singgah dulu di ibukota kerajaan makasar.

Keadaan seperti itu di tentang oleh belanda yang memiliki daerah kekuasaan di Maluku dengan pusatnya di ambon. Hubungan Batavia dengan ambon terhaang oleh kekuasaan kerajaan makasar. Pertentangan antara makasar dan belanda sering menimbulkan peperangan.keberanian sultan hasannudin memimpin pasukan kerajaan makasar untuk memporak porandakan pasukan belanda di Maluku,mengakibatkan belanda semakin terdesak. Atas keberanianya belanda memberikan julukan kepada sultan hasanuddin dengan sebutan “ayam jantan dari timur”


Dalam upaya menguasai kerajaan makasar,belanda menjalin hubungan dengan raja bone yaitu arung palaka. Dengan bantuan arung palaka, pasukan belanda berhasil mendesak kerajaan makasar dan menguasai ibukota kerajaan .ahirnya dilanjutkan dengan perjanjian bongaya (1667M).

kehidupan ekonomi
untuk menunjang perekonomian makasar sebagai pelabuhan serta mencukupi keperluan sendiri kerajaan ini menguasai daerah-daerah yang subur di sebelah timurnya.kerajaan yang di taklukkan antara lain kerajaan bone.sedangkan untuk menguasai jalan dagang secara sempurna,perluasan daerah diarahkan ke selatan,sehingga pulau-pulau yang di sebelah selatan dan tenggara dapat di kuasai seperti pulau selayar,butung atau buton. Pulau Sumbawa dan juga pulau Lombok(nusa tenggara) dengan demikian jalur perdagangan waktu musim barat yang melalui sebelah utara kepulauan nusa tenggara dan jalan perdagangan waktu musim timur yang melalui sebelah selatan Sulawesi dapat dikuasainya.

Makasar berkembang sebagai pelabuhan internasional .banyak pedagang asing seperti inggris portugis Denmark, datang berdagang di makasar.dengan tipe perahunya seperti penisi dan lambo. Pedagang-pedagang makasar memegang peranan penting dalam perdagangan di Indonesia.kepentingan ini menyebabkan mereka berhadapan dengan belanda yang menimbulkan beberapa kali peperangan.belanda yang merasa berkuasa atas daerah Maluku sebagai sumber rempah-rempah menganggap makasar sebagai pelabuhan gelap,karena di situ diperjual belikan rempah-rempah yang berasal dari Maluku .
Untuk mengatur pelayaran dan peniagaan dalam wilayahnya disusunlah hokum perniagaan yang disebut ade allopiloping bicaranna pabbahi’e dan sebuah naskah lontar karya amanna gappa.

kehidupan social
seperti disebutkan di atas daerah makasar baru masuk islam pada abad ke-17 M yaitu ketika tahun 1605 kedua penguasa dari kerajaan kembar goa daeng manrabia bergelar sultan allaudin dan raja talo,kraeng mantoya bergelar sultan Abdullah (dengan julukan awalul islam) sangat giat meng islamkan rakyat mereka.aktifitas kehidupan masyarakat di atur berdasarkan sumber-sumber yang ada dalam ajaran dan hokum islam. Mereka memperluas daerah kerajaan sehingga kekuasaan kerajaan islam yang pertama di Sulawesi selatan itu tidak hanya meliputi sebagian Sulawesi dan pulau-pulau disekitarnya, tetapi juga sampai di bagian timur kepulauan nusa tenggara. Mereka juga berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakatnya dengan berpegang teguh pada keyakinan ,bahwa allah menciptakan lautan untuk semua hambanya . tindakan sewenang wenang belanda di Maluku di tentang secara terang terangan oleh raja allaudin .pertempuran terhadap belanda ini di teruskan oleh para pengganti penggantinya.

kehidupan budaya
mengingat makasar sebagai kerajaan maritime dengan sumber kehidupan masyarakat pada aktifitas pelayaran perdagangan, maka sebagian besar kebudayaanya dipengaruhi oleh keadaan tersebut. Hasil kebudayaan yang dikenal sampai sekarang dari rakyat makasar adalah pembuatan perahu-perahu penisi . perahu-perahu penisi tersebut bukan hanya terjual di dalam negri Indonesia,bahkan terjual hingga ke mancanegara.
Selain itu juga berkembang kebudayaan-kebudayaan lainya seperti seni bangunan,seni sastra,seni suara, dll. Namun saying tidak banyak yang bias diketahui karena kurangnya peninggalan peninggalan yang sampai kepada kita.

2. Kerajaan Ternate dan Tidore


letak kerajaan
secara geografis kerajaan ternate dan tidore memiliki letak yang sangat penting dalam dunia perdagangan pada masa itu. Kedua kerajaan ini terletak di daerah kepulauan Maluku.
Pada masa itu kepulauan Maluku merupakan penghasil rempah-rempah terbesar sehingga dijuluki sebagai “the spice island” rempah rempahnya menjadi komoditi utama dalam dunia pelayaran perdagangan saat itu,sehingga setiap pedagang maupun bangsa bangsa yang datang ke daerah timur bertujuan untuk menemukan sumber rempah-rempah.oleh karena itu mnculah hasrat untuk menguasai bvarang dagangan rempah rempah tersebut.
Keadaan seperti ini telah mempengaruhi aspek aspek kehidupan masyarakat baik dalam bidang politik,ekonomi,social dan budaya.

kehidupan politik
di kepulauan Maluku banyak terdapat kerajaan kecil di antaranya kerajaan ternate sebagai pemimpin uli lima yaitu persekutuan lima bersaudara dengan wilayahnya ,mencakup pulau ulau ternate obi,bacan,seram,dan ambon. Uli siwa berarti persekutuan Sembilan bersaudara dengan wilayahnya mencakup pulau pulau makayan ,jahilolo atau Halmahera dan pulau pulau di antara daerah itu sampai dengan irian barat.
Ketika bangsa portugis masuk ke Maluku portugis langsung memihak dan membantu ternate pada tahun 1521. Hal ini diperkirakan portugis mengira ternate lebih kuat.begitu pula bangsa spanyol yang ketika datang di Maluku langsung membantu tidore. Terjadilah perselisian antara kedua bangsa berkulit putih tersebut di daerah Maluku. Untuk menyelesaikan perselisihan kedua bangsa itu paus turun tangan dan menentukan kedua bats garis wilayah timur melalui perjanjian saragosa. Dalam perjanjian saragosa dinyatakan bahwa bangsa spanyol harus meninggalkan Maluku dan pindah ke Filipina,sedangkan portugis tetap menguasai daerah daerah di Maluku.
Sultan hairun untuk dapat memperkuat kedudukanya di Maluku portugis membuat sebuah benteng yang diberi nama,benteng santo paulu namun semakin lama tindakan portugis semakin dibenci oleh rakyak dan bahkan parapejabat kerajaan ternate. Sultan hairun penguasa ternate semakin bertambah benci (anti) melihat tindakan-tindakan dan gerak-gerik bangsa portugis. Oleh karena itu sultan hairun secara terang terangan menentang politik monopoli dari bangsa potugis
Sultan baabulah. dengan kematian sultan hairun rakyat Maluku dibawah pimpinan sultan baabulah (putra sultan hairun) bangkit menentang portugis.tahun 1575 M, portugis dapat dikalahkan dan diberi kesempatan untuk meninggalkan benteng.
Pada tahun 1578 M, bangsa portugis juga ingin mendirikan benteng di ambon tetapi tidak lama kemudian portugis pindah ke daerah timor dan berkuasa disana sampai pada tahun1976. Sesudah tahun 1976 wilayah timor timur berintegrasi kedalam wilayah republic Indonesia hingga tahun1999. Akan tetapi setelah melalui jejak pendapat, rakyat timor timur memilih merdeka.

kehidupan ekonomi
Malaka merupakan kepulauan antara Sulawesi dan irian.tanah di pulau itu subur dan diliputi oleh hutan rimba yang banyak memberikan hasil.di antaranya cengkeh.daerah Maluku selatan,khususnya kepulauan banda banyak menghasilkan pala. Cengkeh dan pala merupakan ramuan yang diperlukan untuk ramuan obat-obatan dan bumbu masak,yang banyak mengandung bahan pemanas untuk menghangatkan tubuh.oleh karena itulah rempah-rempah banyak diperlukan di daerah dingin seperti eropa.
Pada abad ke-12 M. permintaan rempah-rempah meningkatsehingga cengkeh merupakan komoditi yang penting. Tanaman cengkeh sebagai tanaman perkebunan banyak ditemui di daerah-daerah seperti aru, seram dan ambon. Pedagan-pedagang banyak datang ke Maluku membeli rempah-rempah yang selanjutnya dilanjutkan ke daerah Indonesia bagian barat. Dari jawa para pedagang membawa beras,garam,kacang kacangan untuk ditukar dengan rempah-rempah. Pesatnya perkembangan dagang di malukumengakibatkan terbentuknya persekutuan-persekutuan dan bahkan terjadi persaingan antara persekutuan itu. Persaingan semakin bertambah nyata setelah datangnya bangsa barat(eropa) ke maluku.

kehidupan social
kedatangan bangsa portugis di kepulauan Maluku bertujauan untuk menjalin perdagangan dan untuk mendapatkan rempah rempah.dan juga ingin mengembangkan agama khatolik dalam 1534M agama katolik telah mempunyai pijakan yang kuat di Halmahera,ternate dan ambon berkat kegiatan fransiskus xaverius.
Seperti yang sudah diketahui bahwa sebagian dari daerah Maluku terutama ternate sebagai pusatnya,sudah masuk islam. Oleh karena itu perbedaan agama ini dimanfaatkan oleh orang-orang portugis untuk memancing pertentangan antara pemeluk agama itu. Dan bila pertentangan sudah terjadi maka akan di perruncing lagi dengan campur tangan orang-orang portugis dalam bidang pemerintahan,sehingga seakan akan merekalah yang berkuasa.

Setelah masuknya kompeni belanda di Maluku,semua orang yang sudah memeluk agama khatolik harus berganti agama menjadi protestan.hal ini menimbulkan masalah masalah social yang sangat besardalam kehidupan rakyat dan semakin tertekanya kehidupan rakyat.
Keadaan ini menimbulkan amarah yang luar biasa bagi rakyat Maluku kepada kompeni belanda. Dibawah pimpinan sultan ternate,perang umum berkobar,namun perlawanan tersebut dapat dipadamkan oleh kompeni belanda. Kehidupan rakyat Maluku pada zaman kompeni belanda sangat memprihatinkan, sehingga muncul gerakan menentang kompeni belanda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar