Selasa, 01 November 2011

road to perdition

road to perdition

Like father like son? Prinsip ini tidak berlaku bagi Michael Sullivan (Tom Hanks). Mike-panggilan Michael Sullivan- tidak pernah mengizinkan kedua anaknya-Mike junior (Tyler Hoechlin) dan Peter (Liam Aiken)-mengetahui apa sebenarnya pekerjaan sang ayah, apalagi mengikuti jejaknya. Mike berusaha agar anak-anaknya tidak akan pernah melihat senjata yang selalu dia selipkan di celananya, aksi-aksinya dengan senjata itu, apalagi sampai menggunakannya. Toh, akhirnya Mike junior tahu juga soal senjata -dan tentu saja-soal pekerjaan ayahnya. Apalagi sejak awal dia selalu bertanya-tanya apa sebenarnya yang dikerjakan ayahnya bersama John Rooney (Paul Newman). Peristiwa penembakan seorang anggota mafia yang melibatkan ayahnya membuat Mike junior yakin ayahnya punya pekerjaan di luar kebiasaan.


Kesaksian Mike junior atas peristiwa penembakan itu ternyata berbuntut panjang. Kehidupan keluarga Michael Sullivan yang semula baik-baik saja, berubah menjadi prahara berkepanjangan dan memakan korban. Connor (Daniel Craig), putra tunggal John Rooney, bos mafia yang juga merupakan bos Mike, membunuh istri Mike dan Peter. Connor takut Mike junior tidak bisa menjaga rahasia, meskipun Mike sudah menjaminnya. Tapi karena Connor sejak awal memang benci pada Mike karena ayahnya begitu mempercayainya, maka Connor memutuskan untuk menghabisi keluarga Sullivan. Namun Connor kurang beruntung, sasaran utamanya meleset. Mike dan Mike junior berhasil lolos dari maut. Sedangkan istri dana anak bungsu Mike tewas mengenaskan.

Cerita bergulir seputar upaya Mike mendapatkan keadilan atas kematian keluarganya dan perburuan nyawa Mike dan anaknya oleh pembunuh bayaran suruhan John Rooney. Mike meminta John Rooney untuk menyerahkan Connor padanya untuk dia habisi. Nyawa dibayar nyawa. Namun John Rooney menolak, meskipun dengan data-data akurat yang ada di tangannya, Mike sudah menunjukkan bukti-bukti korupsi yang telah dilakukan oleh Connor. Bagaimana pun juga John Rooney lebih memilih melindungi anaknya dibanding berdamai dengan Mike. Dengan berat hati Mike terpaksa melakukan perhitungan dengan mantan bos-nya yang dulu sangat Mike hormati dan sayangi seperti keluarga sendiri. Namun mafia tetap mafia. Senjatalah yang akhirnya berbicara. John Rooney tewas mengenaskan ditembak oleh Mike. Sebelum tewas John Rooney menyatakan bahwa dia gembira bahwa yang akan menghabisi nyawanya adalah Mike. "I'm glad is you…". Connor tewas di tangan Mike setelah Mike membunuh sang ayah dan mendapatkan akses ke tempat persembunyian Connor.

Cerita hampir berakhir happy ending seandainya saat itu Mike dan Mike junior dibiarkan menikmati ketenangan setelah sekian lama hidup diburu pembunuh bayaran. Berkat kepiawaian Sam Mendes, sang sutradara, ending film Road To Perdition tidak mudah dilupakan penonton. Suara tembakan terdengar beberapa kali membelah keheningan Perdition, tempat tujuan terakhir Mike dan anaknya. Mike yang berdarah-darah berusaha tetap tegak berdiri demi melindungi Mike junior yang tengah bermain di sebuah pantai di Perdition. Si pembunuh bayaran (Jude Law) muncul secara mengejutkan. Dengan santai, si pembunuh bayaran yang merangkap menjadi fotografer membidik gambar Mike yang tengah sekarat. Kemunculan Mike junior yang tiba-tiba sambil menodongkan pistol ke arah si pembunuh bayaran niscaya membuat penonton gemas dan gelisah, mengapa perburuan nyawa ini tidak segera berakhir dan siapa nantinya yang akan terbunuh? Kegelisahan penonton segera terjawab. Dengan satu kali tembakan, tubuh si pembunuh bayaran ambruk tepat ketika dia hampir meraih tangan Mike junior. Sang ayah rupanya tidak akan pernah rela anaknya jatuh ke tangan pembunuh atau menjadi pembunuh. Biar dia saja yang mengakhiri semuanya. Tangannya sudah teranjur kotor oleh darah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar