Selasa, 01 November 2011

Final Destination 2

Final Destination 2
The Final Destination Sequel: A ride to gory pictures

Para kritikus rata-rata bilang film ini jelek lah, dll. Tapi kalo bagi gw sih filmnya lumayan dan kualitasnya sama dengan film pertamanya. Bahkan pembunuhannya menurut gw sih lebih sadis ini namun ceritanya sayang tidak ada yang diubah. Kisahnya sama seperti film sebelumnya namun kali ini adalah kejadian mobil. Kimberley sama teman-temannya ingin pergi ke pantai. Di tengah jalan dia diberikan mimpi dan penglihatan yang menandakan bahwa malapetaka sedang menyusulnya. Untungnya dia bisa menghindari kejadian itu namun teman-temannya mati. Disamping itu ada beberapa penggendara mobil yang ia sempat ia cegah dan selamat. Kematian mengejar mereka dan yang dapat menghentikan kutukan itu hanyalah kelahiran baru (binggungkan? Nonton aja sendiri).


Yang jelas sekuel yang satu ini lebih menjurus dengan kepercayaan premonition (Artinya adalah tanda-tanda/perasaan bahaya yang menyimbolkan kematian yang akan datang). Tema yang satu ini benar-benar menarik dan bagus. Namun namanya sekuel ya sekuel. Sekuel itu harus sama dengan film pertamanya dan cuman beberapa hal yang diganti. Rata-rata sekuel itu gagal untuk mengulas kembali film pertamanya, namun tidak dalam kasus Final Destination 2. This is a nice sequel.

Mulanya, thriller ini nggak menyeramkan namun bikin kaget dan seru. Penggarapan filmnya menurut gw bagus pas kecelakaan mobil itu. Pemainnya yang kembali adalah Ali Larter dan aktingnya disini lebih serius dibanding pertamanya. Rata-rata film pemain ini adalah pemain baru dan beberapa pemain adalah artis indepeden. Salah satunya adalah A.J. Cook yang pernah mebintangi teen slasher Ripper: Letter from Hell (Udah gw tonton cuman nanti baru direview dan Wishmaster 3: Devilstone (Udah nonton but will be review). Disini A.J. Cook juga lebih bagus mainnya dan udah nggak kaku lagi.

Salah satu hal yang menarik di film ini adalah adegan kecelakaan dan kematiannya. Bukannya menakutkan, tapi mengerikan dan jijik. Penonton disajikan adegan-adegan yang bikin ngilu apalagi darahnya pada bercucuran. Penggarpan kali ini lebih bagus (death sequences). Ini salah satu thriller yang berhasil membuat penonton focus terhadap ceritanya.

Kalau suka dengan film pertamanya, kamu bakal menyukai film ini sama dengan film sebelumnya. Tapi jika ingin mencari film yang memiliki bahan horor secara halus, ini bukanlah film itu. Final Destination adalah sekuel yang cukup menarik namun mengulang hal yang sama. Hanya saja penonton diberikan nuansa adegan gore yang baru. Oh iya endingnya juga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar